Week 1 KP: like tomorrow never exist
berikut adalah rankaian kegiatan seorang anak kuliahan yang telah memasuki semester 6.5, udah mirip windows mobile handphone samsung gw ya kan, sejiwa abis ni hape coklat menemani exsistensi gw di dunia maya, haha – back to laptop.. jadi yah, kita semua anak FT, yah rata-rata lah, semuanya melakukan KERJA PRAKTEK di perusahaan yang dianggap kita semua adalah pantas untuk dijalani.. masalahnya, kebanyakan bahkan mayoritas dari kami semua, KP di daerah yang tidak terjangkau badan, sehingga mesti tinggal di suatu tempat yang bernama KOST, ye kan, selamet aje buat yang ud ngekos dibandung, terus KP, ngekos lagi di ujung dunia.. hahah… singkat kata gw dan 3 orang temen gw yang ganteng n cantik2 pisan(pisaaann) harus merantau di ibukota, yaitu ibukota Jakarta.
Pre KP: nyari kost an
agak konyol. pasalnya, gw dan Hans adalah 2 orang yang ebrasal setidaknya dari jakarta. dy dari gading, dan gw rada mepet dikit ke tangerang selatan…PAMULANG, oke, God knows, Lucifer knows, Mr. Ha**jo** knows that PAMULANG and east jakarta is soo damn far.. okay, next topic… jadi sabtu tanggal 29 juni 2010 gw ijah n senni dateng dari bandung ke jakarta, jam 7 pagi, janjinya si jam stengah 7, tapi yu tau lah anak ITB, yu kalo kuliah disana udah tingkat segini, tugas banyak, bgadang sering, tidur 2 jam, sekalinya ketemu libur, yu biasa tidur 12 jam….jadinya yeah, pad atelat bangun termasuk gw yang nulis cerita bersambung ini, haha. oke, singkat kata sampailah gw di carefour cempaka putih, kenapa karfur? karena Hans mau nunjukin jalan ke megacipta dari sana… rada pointless sih, karena pdk kelapa itu jauh dibelakang, shg kita sebenrnya harus muter. nah sampailah ke megacipta. kita disambut oleh ibu siapa yg namanya gw lupa, tapi sumpah mirip ama mbak2 yang jaga teh kotak di TU FT, hahahaha, sumpah, gw teringet dy, maap yah bu, mbak. disitu kita dijelasin tentang seragam dan lain2 nya, eeh mulai deh si ijah, nanya ttg makanan, huaha, doi nanya tentang dimana tempat makan, karfur, alfa mart dan segala yang berbau makanan, gw cukup maklum sih dengan dia, karena dibandung sepertinya dia mendapat asupan konsumsi yang cukup. oke kunjungan pun selesai dan kita mencari KOST, karena rumah pak herry mulyanto udah ga bisa digunakan.
pengalaman lucu dari pencarian kost adalah, gw jadi tau kenapa hans dipanggil om, begini ceritanya, kita nanya ke suatu rumah tentang dimana rumah yang merupakan kost. lalu seorang mbak dari suatru rumah, mungkin pembantunya memanggil hans dengan sebutan yang AKRAB
hans: “bu, kira2 dideket sini dimana ya ada kost cewek ato laki2?
mbak2: “wah kalo di jalan sini si ga ada ya, jarang, ato ga ada lah, adanya yang di gang sana”
hans: “oh gitu ya bu, oke deh makasi ya bu, yang diseblha2 sana ya?”
mbak2:”iya disebelah sana, ngomong2 OM dari mana ya?”
hans:”ooh, kita dari ITB bu, makasi ya bu, mari”
dan gw ijah senni ud ketawa ditahan2, ternyata muka hans emang mewakili jadi om2 sejak masa lampau.
akhir cerita, kita dapet kost, tapi cewek, setelah muter2 gakaruan di komplek yang masi remang2 dibawah matagari terik dan haus melanda, kost yang didapatkan pun ga pake AC, tapi cukup dekat dari kantor, paling gak untuk ukuran cw lah, haha, senni dan ijah sekost sama anak2 perguruan sekertaris tarakanita..konon disana mereka terlatih untuk menjadi sekertaris yang bersedia melayani bossnya 24 jam dan sekaligus sebagai bodyguard apabila prusahaan tetangga atau orang iseng sengaja ingin mengganggu bossnya dengan cara menelpon dan sekedar mengucapkan “apa kabar”
dan gw sama om ga dapet kost, sedih sekali, om nyari kost, tapi menurut kami berdua harganya kurang manusiawi sekali apalagi ini KP, bukan kuliah, cukup mengerikan hidup di ibukota, melanglang buana, eh dipalak sejuta, males ya kan…
walopun begitu akhirnya gw dapet nginep di salah seorang keluarga jauh gw yang ada di pondok kelapa indah, nilai plusnya, sangat plus dibandingkan kost cewek, dan gw sangat bersyukur sekaligus lega, huahaha
Day 1 KP: nunggu sampe jebot
sesuai judul, kita dateng dengan rapi di kantor jam stengah 8 dan dengan rajin bergaya pegawai teladan sejagat, kita melenggang masuk ke kantor, sejuta permisi kepada setiap orang dikantor membuat kami nampak seperti kami ini orang paling ramah di jakarta, padahal sepertinya tidak begitu. oke, kita disambut oleh OB kantor, dan disuruh nunggu di ruang rapat, walaupun menurut sennimuthia, itu ruang tunggu, it’s okay, everyone have a right to decide what room is it but not toilet. lanjut, kita nunggu sampai bener2 jamuran, sampe si senni menciptakan mainan baru diikuti oleh ijah, dan hans pun agaknya tertarik dengan permainan anyar taun 98-2000 an, yaitu ketika kita SD atau setidaknya SMP, saya sebagai penulis, cukup miris melihat kelakuan kami sementara kami semua menggunakan setelan pegawai negri swasta yang hampir sama rapinya dengan project manager bahkan ownernya sendiri. akhirnya sekitar pukul 10 atau 11 an datanglah sang direktur utama, sekaligus founder, beserta sang istri yang desas desusnya adalah HRD dari perusahaan tersebut, sangat mesra, kami semua duduk di ruang rapat tadi dan pak herri mulai menjelaskan maksud dan tujuan dari perusahaan ini, sampai pada ribuan proyek yang ditanganinya dan memang terbukti dari loker dan binder yang tersebar di kantor tersebut. pak herri menawarkan ke[pada kami, apa yang mau dipelajari selama KP, dan gw hans senni memilih lighting, lalu setelah sedikit diprovokasi oleh bos, akhirnya kami juga terpikat sound system. tatkala demikian, sang marissa lebih memilih sistem tata udara, dalam hal ini AC sampai HVAC, berat, proyeknya yang terbesar ada di sebuah mal di sunter yang you know lah ukurannya berapa, jujur gw males bayangin sistem AC segede bandara, dimana disitu kita mesti hitung beban pendinginan dari kalor sensibel dan kalor laten yang hitungannya serta rumusnya aduhai…
segera pak herri memanggil salah satu bawahannya yang dipesankan gambar proyek, dan sampailah ke meja rapat, diagram 1 garis dan denah bangunan lengkap dari sistem AC, sound system, alarm, sensor, CCTV, MATV, sampai lighting dalam kertas A1, memang besar, tapi sesuai karena ada sistem yang ngejelimet, boro2 masalah ngejelimet, liat diagram segaris aja gw bingung apaaan ini. kalo liat denah sudah pasti bisa, beruntung pas SMA gw diajarin bikin gambar teknik, se enggaknya gw bisa bikin lah denah rumah sendiri, alami, dan dibuat dikertas kalkir, kertas tanpa kesalahan. pak herri yang tau bahwa juniornya dari angkatan 2007 ini takjub melihat apa yang tersedia di meja, yang kemudian dari rasa takjub turun pangkat jadi bingung dan menderita, menenangkan kami dengan kata2: “kalian bisa baca itu buku2 dari kami, berisi cara menghitung beban pendinginan, listrik dan kabel yang digunakan, disana lebih gampang, tapi mungkin tidak ilmiah, tidak seilmiah kuliah.” dan gw pun menjawab dengan putus ada “ah pak, kayaknya saya lebih milih yang bersifat aplikatif” cukup bijaksana daripada berkata “aduh, emang ga ada yang lebih kompleks pak, nanti bikin laporannya susah”, cuh, ini realita, bukan teksbuk bung, segalanya relatif. dimulailah kegiatan belajar kami di gedung terpisah, agak jauh dan udara sangat menyengat apalagi itu tengah hari.
di gedung 2 berisi lebih banyak pegawai dan aada juga yang magang dari suatu STM, manager disitu memanggil mereka changchuters bersaudara, kurang mengerti kenapa, mungkin karena gaya hitam putihnya yang terkesan oldies dan klasik, mungkin cocok kalau mereka membawakan lagu2 naif atau broery marantika dengan baju rumbai elvis, menambah semarak suasana kantor D6 yang sejujurnya lebih banyak jayus daripada lucunya.
hari pertama berjalan sangat antusias, suhu udara dan kondisi tata udara di D6 merosot sesuai berjalannya waktu dan udara mulai panas menggelora, aneh memang, mungkin karena suhu badan kami yang naik akibat kebingungan, harus darimana dibaca buku2 ini, selain lighting, buku yang kami baca adalah SISTEM INSTALASI SALURAN ARUS KUAT dan ARUS LEMAH, Gosh, serasa jadi anak EL sebulan kalo gw tetep bgini…. hari pertama sungguh melelahkan, namun semangat kami tetap membawa keingin tahuan menghalau waktu pulang dan menggusurnya sampai pukul 7 malam. lalu kami makan di dekat situ, lalu pulang dan beristirahat.
Day 2 KP: pencerahan datang dari kesabaran
masih datang dengan waktu yang sedikit terlambat. tetapi ternyata ticker kantor menunjukkan waktu yang NGARET, oh no…sengaja kayaknya ini, akhirnya kita absen di jam 7:52 walaupun ijah dan senni sudah absen 7:38, wanita memang rajin, pria harus mengakuinya, tapi dari beberapa literatur dan sedikit komikal ditunjukkan, goalnya sama saja walaupun pria datang terlambat, terbukti kan? walaupun bangun telat, gw dan hans sampai sebelum pak agus datang, sang bos dari elektrikal dan mungkin juga dari elektrikal.
di hari itu, gw berusaha memahami apa itu diagram 1 line, kenapa? karena pada diagram ini hanya ditampilkan bebrapa jumlah lantai dan icon2 yang mewakili suatu sistem beserta jumlahnya didalam lantai tersebut, dan ternyata 1 line diagram itu tidak disertakan letak dari sistem tersebut didalam tuang, hanya tertera pengkabelan, jalur kabel, jenis kabel dan pengelompokannya, sistem yg digunakan(AC, blower, kompresor, lampu saklar ato telepon, dll).. lumayan, dalam 2 hari gw ud bisa baca itu, cukup senang, walaupun gw masi gatau bagaimana menentukan jumlah tersebut dan berdasar apa. untuk level selanjutnya pak agus menjelaskan penentuan jumlah tersebut berdasarkan perhitungan rinci yang tertera juga di dalam modul pelatihan sistem LAL dan LAK itu. maka dimulailah pembelajaran tentang penghitungannya. namun gw tetep menginginkan bagaimana menghitung banyaknya luminer untuk sistem pencahayaan. dan hal tersebut belum terjawab. akhirnya gw belajar menghitung kebutuhan listrik dan penggunaan kabel dari arus kuat. dari situ dapat gw tulis hipotesis, kalo nentuin diameter kabel itu pertama kita harus tau jumlah watt per kebutuhan komponen listrik dalam bangunan, dari watt kita cari jumlah ampere berdasar rumus yang susah ditulis di wordpress, lalu kemudian dari rumus juga ditentukan luas penampang yang dapat digunakan. sisanya menggunakan tabel daftar kabel yang digunakan, diliat watt nya, lalu dipilih kelompok diameter kabel yang digunakan, mau berapa core dan berapa jumlah kabel yang digunakan, sisanya tergantung naluri, dan prosedur pemasangan kabel di udara, di tanah, di tembok sampai dilantai ada perosedurnya baik untuk telepon, lampu, stop kontak, dll.
modul arus lemah lah yang sebenernya engajarkan gw bagaimana mempelahjari diagram 1 garis tersebut, karena gw gangerti kelistrikan, tapi kayanya melihat sistem kabel telepon dan MATV serta CCTV lumayan membuat gambaran jumlah dan peletakan komponen elektrikal di dalam gedung.
quote hari ini dari pak agus “diagram 1 line ini lebih kuat daripada denah” alasannya karena denah dibuat berdasarkan diagram tersebut, dan customer serta tukang akan harus mengikuti jumlahkomponen yang tertera di diagram daripada yang di denah, begitulah kira2.
Day 3 KP: apa yang gw pelajari seharusnya bisa masuk ke prakteknya
gw banyak belajar dari apa yang harus duilakukan dalam membangun gedung, setidaknya sebagai planner dan dengan asumsi, sipil dari gedung tersebut diatur oleh divisi pak hasan, sehingga gw ga perlu ngitung kekuatan material dan pondasinya. haha. lanjut, hari itu gw banyak mencatat rumus2 perhitungan dari arus kuat arus lemah dan rumus2 lighting, ditambah pak hendro yang kemarin telah memberikan kami perhitungan nyata dari jumlah lampu yang digunakan, sehingga pada hari itu gw bisa berhipotesis, untuk menentukan jumlah watt lampu itu, perlu dihitung pertama adalah indeks ruangan, kemudian masukkan ke rumus jumlah luminer yang digunakan, setelah dapat jumlahnya, sudah tentu dikali dengan watt per luminer per lampu, lalu masukkan ke rumus kabel tadi, maka jadilah pengkabelan untuk luminer, dan dari watt itu juga dapat ditentukan berapa kebutuhan watt hour didalam ruang, berapa saklar yang harus digunakan apabila mau make sistem berbeda untuk setiap kelompok lampu per task di ruangan tersebut, dgn asumsi pengurangan lampu menurunkan jumlah lux, yang artinya penurunan tingkat konsentrasi ruang atau mungkin juga ada faktor daylight pada ruangan tersebut. yang saya masih bingung, belum dijelaskan penggunaan fuse dan sekring untuk setiap kelompok lampu, karena hal tersebut ditanyakan dalam soal ujian teknik pencahayaan di jurusan FT ITB…
catatan demi catatan kami rangkum, senni dengan catatan terpanjang, diikuti om yang sangat jelas dan terkendali dampai pada gw yang catetannya ga karuan, tapi setelah diliat lebih jauh, gw cukup mengerti apa yg gw tulis, dan cukup singkat logikanya, hahahah, dan juga ijah yang sampai sekarang sistem tata udara yang dirangkum belum rampung juga, kasihan..
tak terasa dari setengah hari apa yang gw baca sudah sangat berkurang dan hampir tak ada. pak agus mengatakan, kalo buku2 lighting yang lain ya sama saja dengan yang kami baca, dan menurut saya, buku philips tersebut sudah sangat lengkap ditambah perhitungan rinci dari pak hendro.
sisa hari kami dipakai untuk membaca femina, ngobrol autis dan sangat2 longgar, sementara sang ijah masi belajar sambil galau tentang sistem tata udara, ironis dan terdapat perbadaan alias GAP yang sangat jauh, dilirik dari segi kesibukan sampai pada waktu yang dikeluarkan beserta energinya…
berpikir gabut, gw dan senni meminta pak agus untuk megajarkan autocad, dan akhirnya kita dibimbing oleh pak mul sang master cad yang juga mengajarkan para changcuters bersaudara bagaimana menggunakan cad. karena kami semua sudah capek, pak mul pun mengatakan, besok aja lagi kerjainnya. sebenarnya yang lucu, duo changcut megerjakan denah kecil sangat lama sekali, dan sejujurnya walaupun dengan skala yang diberikan, masih ada aja ukuran yang salah dan ada juga sektor yang ga ada ukuranya. jadi terkenang dulu kalau salah ukur tebal tembok, kertas kalkir gw terpaksa diulang… sial, hahaha begitulah akhir dari day 3 KP.
Day 4 KP: apa goal kita KP?
hari ini adalah hari jumat, dimana rata-rata seluruh pegawai di indonesia memperingati hari ini dengan memakai pakaian batik dan tentu saja untuk kaum muslim seyogyanya menunaikan ibadah shalat jumat. maka dari itu gw memakai batik yang ud gw siapin 4 biji untuk 4 minggu, niat abis ya kan, nyahahaha. oke, tetapi om hans agaknya ga bawa batik, begitu juga dengtan ijah. so, pertama nyampe kantor, cuma pak mul dan gw yg make batik, gw mikir, “yah elah, semangat berbatiklu mana si pada2????” eeeh, bberapa menit kemudian si senni dateng make batik, diikuti pak agus dan pak hasan.
awal jam kerja nampak sama dengan hari sebelumnya, tapi gw dan hans langsung menginstall autocad 2008 yang CDnya baru aja dikasi sama mas guci. alhasil, autocad terinstall di laptop putih gw, bermerk benq dan nampak sangat berumur, tapi tentu saja karen tisu basah, dalam beberapa menit gw menjadikannya mengkilap, walaupun fracture di sisi2 bodi tak bisa dielakkan lagi keberadaannya. maklum, umurnya sudah 5 taun dan masih dibebani autocad, photoshop CS 4 dan beberapa program mengerikan lain, yang cukup mengerikan jika harus ditanggung oleh laptop dengan spesifikasi pentium 4 D, RAM 2GB(baru ganti taun lalu) dan graphic card yang shared, alias nyuri dari RAM. belum beberapa lama keranjingan autocad, sang bapak yang gatau namanya siapa, tapi agaknya beliau adalah pimpinan di proyek mandala, proyek yang ditunjuk pak herry untuk kita pejuang fisbang perjuangkan, alias kita harus itung ulang tuh plan. dan dy bertanya pada kita, apa yang kita butuhkan dari elektrikal. sejujurnya, gw ngerti apa maksud pertanyaan itu. beliau bertanya bukan menawarkan “apa yang saya harus ajarkan kepada anda” tapi lebih kepada “untuk proyek mandala ini, data dan modul apalagi yang kalian butuhkan untuk memulai perhitungan” gw percaya itu karena melihat gayanya yang sangat mirip dgn seseorang di lain kantor…setidaknya pada saat gw menjemput bokap gw dikantornya. so, kita dianggap sebagai seorang yang akan melakukan plan untuk gedung tersebut. menakutkan, gw speechless, krn ga tau apa lagi yang mesti dibutuhkan. walopun begitu justru gw brpikir akan diajarkan, seraya dengan itu, datang juga undangan untuk pelatihan elektrikal arus kuat besok. dan elektrikal itu meliputi banyak hal, lighting dan sound system itu hanya segelintir dari bagian itu, sehingga mungkin bisa gw bilang, lebih tepat fisika bangunan itu mempelajari seluruh sistem dalam bangunan, mungkin dikurangi kebutuhan sipil. dan kita dari teknik fisika, hanya mempunyai konsep termal(AC), akustik(sound system n architectural acoustic) serta pencahayaan. oke pembicaraan selesai dan kita sepakat hanya membutuhkan 3 modul tersebut, sama seperti pesanan pak herry, kepada pak rahmat dan juga ke bapak tersebut. dari pembicaraan tersebut kita mendapat pesan untuk selalu menetapkan target, karena kalo tidak, KP itu hanya membaca di atas meja sambil sakit pinggang…begitulah kira2
selanjutnya, gw mulai mengotak atik yang namanya CAD, tapi, bingung, ini apa? mesti ngapain? kok ga keluar? kemaren mencet ini kok jalan…. oke, akhirnya pak mul turun tangan kembali dan mengajarkan kita dengan tangan super cepat…super cepat sekali agaknya untuk membuat denah yang ukurannya bersalahan, ciptaan duo changcut, ckckckc…
disana gw diajarkan membuat denah dengan cad, walaupun segalanya masih 2 dimensi dan nampak sulit namun menantang, sayang kondisi badan gw ga se fit hari2 sebelumnya sehingga rasanya gw mau meledak
akhirnya hari ke empat ini diisi oleh pelatihan autocad. sampai jam 5, lama ya kan, tapi terasa sekali kita semakin klop dengan tempat ini, hahaha
sekian?
tentu belum…. ada hal2 lucu yang terjadi sebelum cerita diatas. boleh dibilang sesi diatas tadi merupakan sesi sebelum ISHOMA. apa yang terjadi sebelumnya? oke, mari saya ceritakan, hahahahahah
dimulai dari kedatangan senni dan ijah yang sedikit terlambat. gw bertanya-tanya, ada apa gerangan yang dilakukan 2 orang ini?.. setelah mereka datang, senni pun segera mengeluarkan majalah supertebal dan silahkan ditebak apakah itu… serupa dengan howler, bersampul merah dihiasi dengan model bertubuh seksi dangan dress merah dan ada tanda dia berpose dengan menaikkan sedikit kakinya ke tumpuan, dengan lebih lanjut sang fotografer meng crop gambarnya sehingga nampak sangat menggelora, dihiasi headline-headline menantang cap kamar tidur, terekspos sempurna dan setelah beberapa jam meneliti isi majalah barulah sang pembeli membaca kalau edisi majalah tersebut adalah EDISI KHUSUS masalah-masalah yang vulgar… oke, gw sebagai penulis blog, sudah sangat berusaha sehingga day 4 ini tidak se haram dan mematikan angka 4 dalam kanji cina. lembar demi lembar dibuka, dan agaknya judul, headline dan keterangan edisi sangat tersurat bahkan tersirat dari seluruh gambar, ilustrasi, bahasa dan penjelasan yang dibuat dengan cukup netral, walaupun ada beberapa gambar yang bila saja tidak cukup iman dan kurang bisa menahan detak jantung dan tekanan darah, belum 5 menit udah ijin pamit dari meja tersebut. kita anggap saja meja panas untuk sesi ini, hahahaha. oke, khusus sesi ini, gw memberikan banyak tutorial kepada 2 manusia yang agaknya sangat alim hingga umurnya yang ke 20 tahun ini, bagaimana bisa? harusnya pertanyaan ini ditanyakan bilangan 4-5 tahun yang lalu, dan menurut literatur yang gw baca, hal ini seharusnya bisa di pelajari dan harus diketahui tanpa harus praktek dan dapat dicari sumber yang netral dan sangat informatif. kenyataannya, tidak semua orang bisa begitu, ada yang menganggap jijik, takut, bahkan najis…menurut gw hal itu yah, selama hanya berupa ilmu, seharusnya kita tau, bukan menutup diri, dan akhirnya malah jadi bahan pembodohan oleh lawan jenis. ok, gw cukup menjelaskan banyak, dan gw cukup nyadar, gw kok jadi expert gini ya….gawat sekali sodara-sodara setanah air. dan pada sesi tersebut, agaknya kedua wanita ini sudah mulai terbiasa dengan ilustrasi-ilustrasi pendukung, selama om hans lebih suka membaca majalah lain tanpa peduli sekitar dan siapapun yang lewat terkait dengan bahasan didalam majalah yang dia baca, hahaha.
setelah membaca hal2 tersebut, mungkin bisa gw bilang, hal itu tabu…tapi tolong, jadikan ini sarana pribadi, jangan dibahas berulang-ulang bila topiknya sedang tidak sesuai, kecuali kalo elo mau desebut harasser… hahahaha. akhirnyakami pun makan siang di bakmi bangka dekat kantor, dan kita tetap membahas itu, waw, takjub rasanya diri saya karena teman saya yang satu ini, sudah mengurangi kata jijik nya…ckckck, semangat gan!, hahahahahhaha, jadi besok apalagi majalah yang besok akan dibawa? kita lihat saja.
Day 4 KP: pelatihan elektrikal arus kuat
ini adalah weekend dan sayangnya pegawai PT ini maih saja melaksanakan pelatihan tentang elektrikal terutama tentang arus kuat..
pelatihan dimulai cukup telat, karena harus mengumpulkan anggota setiap divisi yang kebetulan standby. pembukaan oleh sang dirut, dimana dia menjelaskan banyak hal, yang pertama adalah tentang pentingnya training ini, yaitu semakin diulang ulang setiap tahun, diharapkan semakin biasa dalam melakukannya, dan semakin sedikit kesalahan yang terjadi dalam melakukan pekerjaan, semakin cepat kerjanya, dan ujung2nya perusahaan semakin untung. nice sekali, beginilah sifat seorang enterpreneur sejati seharusnya, usaha positif untuk hasilkan keuntungan maksimal dengan pemakaian sumberdaya yang optimum, bagaimana tidak, perusahaan ini menangani lebih dari ribuan mungkin dari tulisan2 nama proyek yang tersebar dan gw intipin satu2 folder demi folder, belum termasuk cerita tentang pengalaman dilapangan dari masing2 personil, dengan bangga diceritakan dan dapat dilihat dari gedung-gedung yang telah bertebaran di jakarta dan sekitarnya, hasil dari proyek megacipta ini. Lanjut. pelathan dibuka oleh pak Hendro, tema awal adalah sedikit pengenalan tentang seluruh pekerjaan yang dilakukan kontraktor disini, yaitu plumbing sampe kabel listrik, kemudian pelatihan dilanjutkan oleh pak rahmat, beliau adalah orang yang pertama ditugasi pak herry untuk mengantar gamba proyek mandala ke ruang rapat, sebelum akhirnya kami berakhir di meja kotak di gedung A6 ini. FYI, saat pak rahmat mulai bersabda, sang ibu manager HRD dan pak direktur cabut dari ruangan, dimulailah kdinamisan yang sedikit tak bertanggung jawab… singkat kata, opera van java dimulai, starringnya banyak, hahaha, yang jelas kita ngakak sampe muntah, ternyata pak rahmat memang kocak, bubar dah semua keseriusan yang tadi dihimpun pak herry. singkat kata, kita dikenalin sama berbagai macam alat termasuk long drat, cable housing, dan bentuk2 kabel dari kecil sampe besar sekali diameternya, semua diangkat keatas, mengagumkan dan menggelikan. Setelah sesi pertama selesai, makan siang pun disajikan KFC, gokil kan sob, ud bahagia banget dapet KFC, dan pemandangan yang memang lucu adalah, mas guci yang ngebawa kotak makanannya ditupuk ditangan 2, pertama gw pikir, dy mau nambah, tapi kmudian dia ambikl lagi sampe kira2 4 kotak KFC, trs gw kaget, lah? kok bisa begitu? ternyata dia hanya membagikannya pada rekan-rekan di ruang sebelah. Selesai makan kita semua kumpul lagi di ruangan, dan TIBA2, bos besar datang lagi, suasana menjadi senyap gempita bagaikan diterpa badai pasir bak film prince of persia, namun tidak lama beliau pergi dulu sambil berkata “tadi saya lewat doang, mau ngecek doang, ehehehe(ketawa gaya micol)” wah ketauan ya, anak buahnya suka ngelawak kalo ga ada bos nya, cekaceka, tapi tenang, saya suka hiburan. hahaha, akhirnya pelatihan dilanjutkan ke AC dan berakhirlah sudah. inilah akhir dari KP week 1.
Wkwkwk…. Ta…. Kocak bacanya! Thx for share… Semoga gw ntar ga males nulis. ^^
Ta, i really like this posting. Keep up your review about our KP Journey, OK!